PANGANDARAN MENUJU WISATA BERBASIS TIK

Pangandaran. Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam kehidupan kita sehari-hari sekarang ini sangat pesat sekali, baik mencari informasi maupun menerima informasi. Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan serta merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai bagian dari ilmu pengetahuan dan teknologi secara umum adalah semua teknologi yang berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi.

Senin, 27 Maret 2017 Wakil Bupati Pangandaran melantik relawan TIK Kabupaten Pangandaran. Relawan TIK ini akan membantu Pemerintahan Daerah dalam mempromosikan destinasi wisata dan produk – produk dari UMKN melalui website serta mengedukasi masyarakat untuk lebih mengenal tentang teknologi informasi dan komunikasi untuk mencapai masyarakat Pangandaran cerdas bermedia.

Pariwisata merupakan suatu bidang yang dapat menunjang pendapatan suatu dari daerah serta pariwisata dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Pariwisata berbasis TIK dapat meningkatkan kualitas suatu daerah pariwisata dimana dalam era teknologi komunikasi pada saat ini dapat membantu dalam perkembangan suatu daerah pariwisata. Globalisasi perubahan teknologi Informasi dan komunikasi telah berdampak positif bagi pariwisata Kabupaten Pangandaran dimana promosi dan pengenalan destinasi – destinasi wisata di Pangandaran dapat ditemukan dengan mudah di jejaring sosial dan internet.pelantikan-relawan-tik

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Jawa Barat, Dr. Hj. Netty Prasetiyani Heryawan mengungkapkan “Promosi menjadi aspek penting untuk menjelaskan kepada calon wisatawan tentang apa saja yang ada di Pangandaran yang dapat diakses dari seluruh belahan dunia, sehingga promosi ini dapat menjadi magnet untuk menambah jumlah kunjungan wisatawan.”

Pengembangan potensi wisata harus didukung oleh semua pihak, pengembangan tersebut meliputi pengembangan akomodasi perhotelan dan pengembangan akses ke destinasi – destinasi wisata. Dengan adanya relawan TIK ini dapat membantu pengembangan wisata di Kabupaten Pangandaran sehingga dapat menjadikan wisata Kabupaten Pangandaran menjadi wisata mendunia serta mencerdaskan masyarakat Pangandaran dalam bermedia di era Globalisasi Teknologi Informasi dan Komunikasi. (DKISP/FAUZI)

Share

PANGANDARAN MENUJU WISATA BERBASIS TIK

Discussion

Leave A Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *