Lambang Daerah

Lambang Daerah Kabupaten Pangandaran

Lambang Daerah Kabupaten Pangandaran tersusun atas bagian-bagian dengan perincian serta mempunyai gambar dan makna sebagai berikut:

a. Perisai

Perisai dengan warna biru melambangkan kedamaian, ketenteraman, dan kesejahteraan yang merupakan keinginan atau tujuan utama masyarakat Kabupaten Pangandaran. Selain itu, warna biru juga melambangkan daerah perairan pesisir yang merupakan daerah pariwisata, dengan ukuran (skala 1 : 2), terdiri dari :

  • Tinggi 17 cm;
  • Lebar bahu kiri 7 cm dari titik tengah;
  • Lebar bahu kanan 7 cm dari titik tengah;

Mengandung arti 17 Juli 2007 sebagai deklarasi pembentukan Kabupaten Pangandaran.

b. Tulisan; KAB. PANGANDARAN

  • Simbol : identitas Kabupaten Pangandaran;
  • Warna : putih;
  • Ukuran huruf : jarak dari garis teratas ke tulisan 17 mm (skala 1:2);
  • Tinggi 8 mm (skala 1 : 2);
  • Lebar 45 mm (skala 1 : 2);
  • Disatukan menjadi 17 Agustus 1945 yang merupakan tanggal berdirinya NKRI.
  • Dalam kondisi dan situasi tertentu dapat ditulis KABUPATEN PANGANDARAN

c. Bintang

Bintang berwarna kuning melambangkan keyakinan yang tinggi masyarakat Kabupaten Pangandaran terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

d. Kujang

Kujang simbol pusaka Padjadjaran khas Jawa Barat, terdapat 5 lubang yang melambangkan 5 sila dasar Negara Indonesia. Kujang berwarna kuning, merah, hitam, melambangkan ketentraman, keberanian, dan kemakmuran.

e. Pohon Kelapa

Gambar pohon kelapa melambangkan sumber daya alam di Kabupaten Pangandaran, yaitu tanaman yang memiliki nilai ekonomi mulai dari buahnya, daunnya, pohonnya, dan sabutnya.

f. Gunung

Melambangkan sebagian wilayah Kabupaten Pangandaran terdiri dari pegunungan, dengan warna hijau melambangkan kesuburan tanah di wilayah Kabupaten Pangandaran, sehingga berbagai tanaman tropis tumbuh dengan baik di seluruh kawasan Kabupaten Pangandaran.

g. Pondasi

Pondasi Berjumlah 25 merupakan simbol dasar kekuatan cikal bakal berdirinya Kabupaten Pangandaran yakni tanggal 25 Oktober 2012.

h. Benteng

Benteng berjumlah 10 melambangkan kekuatan pesatuan dan kesatuan yang merupakan kekuatan pertahanan masyarakat Kabupaten Pangandaran. Simbol benteng berjumlah 10 merupakan bulan awal berdirinya Kabupaten Pangandaran.

i. Gelombang

Gelombang 12 berwarna putih, melambangkan sumber daya alam perairan Kabupaten Pangandaran berupa laut, sungai, kolam, tambak, dan rawa. Gelombang air sebanyak 12 berwarna putih menunjukan tahun pembentukan Kabupaten Pangandaran.

j. Bunga Rafflesia

Bunga Rafflesia berkelopak 5 berwarna merah melambangkan keabadian dan keadilan yang merata berdasarkan Pancasila sebagai cita – cita bersama.

k. Pita

Gambar pita berwarna kuning melambangkan persatuan dan kesatuan masyarakat Kabupaten Pangandaran.

l. Motto

“JAYA KARSA MAKARYA PRAJA”

  • Jaya adalah kemenangan atau keunggulan;
  • Karsa adalah ide – ide atau daya cipta yang selalu unggul dan sukses dalam pembangunan;
  • Makarya adalah mendirikan, membangun, mengerjakan hasil pekerjaannya indah dan megah;
  • Praja adalah Negara atau negeri dan pemerintahan yang kuat, tegar, dan tangguh;

Makna motto “Jaya Karsa Makarya Praja” adalah bahwa pembangunan Kabupaten Pangandaran lahir dari ide – ide dan aspirasi masyarakat Kabupaten Pangandaran.

Share

Lambang Daerah