HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE – 109 TAHUN 2017

Parigi. Bertempat di Alun – alun Parigi, pemerintah kabupaten Pangandaran menggelar Upacara hari Kebangkitan Nasional tingkat Kabupaten Pangandaran ke 109 Senin, 22 mei 2017. upacara dihadiri oleh Wakil Bupati Pangandaran, Anggota DPRD Kab. Pangandaran, Perwakilan OJK Priangan Timur, Perwakilan DANDIM Ciamis, perwakilan POLRES Ciamis, Wakil Ketua PKK Kab. Pangandaran, para Kepala SKPD dan tamu undangan lainnya.

Hari kebangkitan nasional ke 109 yang bertema “Pemerataan Pembangunan Indonesia yang Berkeadilan Sebagai Wujud Kebangkitan Nasional”. Amanat menteri Komunikasi dan informasi Replublik Indonesia dibacakan oleh Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran H. Adang Hadari.

Persoalan pemerataan pembangunan hampir merupakan masalah semua bangsa. Negara – Negara maju pun masih berkutat dengan isu kesenjangan yang sama. Beberapa bahkan mencatat indeks yang lebih tinggi, lebih senjang, dibanding Indonesia. Namun mewujudkan pemerataan yang berkeadilan social adalah menjadi penghormat terhadap cita – cita para peletak dasar bangunan kebangsaan yang menginginkan tidak ada jurang yang mebatasi penyebaran kesejahteraan bagi seluruh penduduk Indonesia. Berlatarbelakang pemikiran tersebut, tema “pemerataan pembangunan Indonesia yang berkeadilan sebagai wujud kebangkitan nasional” adalah pesan yang tepat dan seyogyanya tdak hanya tertanam di dalam hati, namun juga segera diwujudkan melalui strategi, kebijkan, dan implementasi dalam pelayanan kita kepada masyarakat dan bangsa.

Pemerintah terus berupaya meningkatkan aspek pemerataan pembangunan di segala sektor. Seperti kelistrikan, infrastruktur, bidang agrarian dan pemerataan di sektor Kominfo yang melalui program PALAPA RING, berupa proyek pembangunan jaringan tulang punggung serat optik nasional untuk menghubungkan seluruh wilayan Indonesia sehingga keberadaan internet berkecepatan tinggi dapaty dinikmati secara luas.

Kemajuan era digital hampir terjadi di setiap sektor yang terkait dengan perizinan. Proses perizinan yang berlangsung ratusan sampai tak terhingga dapat dipangkas secara drastis hingga enam kali lebih cepat dari waktu semua. Sebagai contoh: perizinan kawasan pariwisata dari 661 hari menjadi 188 hari demikian juga dengan perizinan bidang telekomunikasi dari 60 hari dipangkas menjadi 14 hari. Pemangkasan waktu perizinan ini dapat terlaksana berkat teknologi digital.

Dengan inovasi digital kita dihadapkan dengan kejutan – kejutan dan tatacara baru dalam berhimpun dan berkreasi, bisa sebagian menguatkan namun dapat juga mengancam ikatan – ikatan dalam berbangsa. Kita harus terus berpihak untuk mendahulukan kepentingan bangsa. Kita tidak boleh meninggalkan orientasi untuk terus mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan sosial. (DKISP/FAUZI)

Share

HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE – 109 TAHUN 2017

Discussion

Leave A Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *