EKSPOSE HASIL KAJIAN DAN VERIFIKASI DATA KEMISKINAN DI KABUPATEN PANGANDARAN

Kesamaan pandangan dalam penangulangan kemiskinan di Kabupaten Pangandaran sehingga memudahkan dalam berkoordinasi dan bersinergi serta terwujudnya program penangulangan kemiskinan di Kabupaten Pangandaran merujuk pada satu data dengan itu Pemerintah Kabupaten Pangandaran mengadakan sosialisasi ekspose hasil kajian dan verifikasi data kemiskinan di Kabupaten Pangandaran

Ekspose yang di buka oleh Wakil Bupati Pangandaran H Adang Hadari, yang sekaligus sebagai ketua Tim koordinasi penanggulangan kemiskinan daerah Kabupaten Pangandaran  di laksanakan di AULA SETDA, RABU. 13/12/2017 dihadiri oleh Asisten Daerah. Kepala SKPD. Camat dan Kepala Desa Se Kabupaten Pangandaran

Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Pangandaran mengatakan isu kemiskinan masih tetap menjadi isu nasional. “kemiskinan masih tetap menjadi isu utama dalam pembangunan nasional dan daerah, karena masalah kemiskinan merupakan permasalahan yang kompleks dan bersifat multidimensional”.

Karena itu upaya upaya penangulangannya harus dilakukan secara komprehensif yang  mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat dan dilaksanakan secara terpadu, istematis serta berkelanjutan tambah Wakil Bupati.

Beberapa waktu sebelumnya Pemerintah Prop Jawa Barat bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pangandaran mengadakan program KM 0 PRO POOR. Program ini merupakan program yang bertujuan untuk pemutakhiran data masyarakat miskin dan rumah tangga sasaran dengan memanfaatkan pendekatan berbasis informasi teknologoli secara online sehingga diharapkan outputnya berupa data masyarakat miskin yang lengkap, Akurat, Relevan dan up to date.

Selanjutnya Wabup menjelaskan sumber data yang di gunakan dalam kegiatan verifikasi dan validasi data kemiskinan adalah hasil dari pemutakhiran basis data terpadu (PBDT) tahun 2015 yang dilaksanakan oleh badan pusat statistik (BPS).

“saya harapkan dapat dijadikan sebagai satu satunya basis data untuk menjadi rujukan berbagai program pembangunan lintas sektoral khususnya yang bersentuhan dengan penanggulangan kemiskinan di kabupaten pangandaran” tegasnya.

Wabup pun mengharapkan hasil dari kegiatan ini bisa memiliki makna yang strategis sehingga dapat merekomendasikan satu program yang inovatif  dan sebagai landasan dalamb upaya mendorong keberhasilan penanggulangan kemiskinan.

Ekspose diakhiri dengan sesi tanya jawab dengan narasumber H. E. Agus ismail SSos. MPd Kepala Balai Pengembangan Pembangunan Dan Analisis Potensi Daerah (BP2APD) Prov Jabar, Abdul Nijar SE.ST.MP.MM tenaga ahli dari CV Metrik Co Bandung serta forum CSR.

Share

EKSPOSE HASIL KAJIAN DAN VERIFIKASI DATA KEMISKINAN DI KABUPATEN PANGANDARAN

Discussion

Leave A Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *