DUA MENTERI TANDATANGANI MoU DI PANGANDARAN

Cikembulan. Pangandaran menjadi tempat dimana Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir menandatangani MoU penyelenggaraan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Unpad Pangandaran, Pengembangan Word Class Geopark di Pangandaran dan Pembangunan Aquatik Stadium di Jatinangor.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyambut kedatangan Menpora dan Menristekdikti di Bandara Nusariwu Cijulang Kabupaten Pangandaran langsung menuju ke kampus Unpad Pangandaran di Cikembulan. Penyambutan dimeriahkan dengan tarian tradisional.

Menpora dan Menristekdikti sangat berterima kasih atas penghormatan dan sambutan yang luar biasa dari seluruh elemen masyarakat Pangandaran. Kehadiran Menteri untuk menjalankan amanat Presiden agar semua Kementerian dan lembaga tidak berjalan sendiri. Semua Kementerian harus bersinergi satu sama lainnya.

Menpora Imam Nahrawi mengatakan kerjasama Kemenpora ini untuk memberikan dukungan yang luar biasa untuk pengembangan olahraga Unpad lewat pembangunan Aquatic Stadium dalam hal ini berkaitan dengan Fakultas Perikanan, Maritim dan Aquatic Stadium. “Saya senang Gubernur Jabar serius untuk menjadikan jabar sebagai simbol baru kebangkitan olahraga nasional, serta mendorong Pangandaran untuk melakukan kegiatan olahraga wisata agar tingkat kunjungan ke Pangandaran meningkat”, ujar Menpora.

Penandatanganan MoU untuk pengembangan SDM di Jawa Barat antara Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir dengan Rektor Unpad Tri Hanggono Achmad dan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, serta dengan Walikota Sukabumi dan Perwakilan Rektor Institut Pertanian Bogor untuk menyelesaikan tingkat APK Jawa Barat yang masih rendah di perguruan tinggi sehingga dikembangkan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU). Program ini diharapkan bisa mendorong masyarakat Jawa Barat bisa mengenyam pendidikan yang lebih baik. Menristek menambahkan “Kerjasama dengan Menpora berkaitan dengan pengembangan sarana olahraga untuk bidang aquatik ini sekaligus akan didorong pengembangan kedokteran olahraga agar dapat membantu tentang kesehatan, nutrisi dan segala sesuatu yang berkaitan dengan olahraga”.

Bupati Pangandaran juga menandatangani MoU dengan Biofarma dan Rektor Unpad mengenai pengembangan geopark yang bertempat di Cukangtaneuh Kecamatan Cijulang. Bupati berharap dengan ada pengembangan Geopark ini dapat membawa Pangandaran sejajar dengan kabupaten lain di Jawa Barat. Pangandaran mempunyai banyak potensi untuk pengembangan wisata dengan bentang alam, budaya dan keragaman hayati yang ada, Pangandaran layak menjadi wilayah Geopark Global versi UNESCO berdasarkan dari pusat penelitian geopark dan kebencanaan Unpad.

pacuan-kuda

Pada kesempatan itu juga Menpora dan Menristekdikti meninjau venue pacuan kuda Pekan Olahraga Nasional XIX Jawa Barat di Legokjawa, Kecamatan Cimerak. Menpora dan Menristekdikti kagum dengan lokasi pacuan kuda di Legokjawa. “Pemandanganya indah sekali, tidak ada di daerah lain di Indonesia pemandangan pacuan kuda langsung ke laut dan akses jalan pun sudah bagus. Saya ingin venue ini benar-benar dirawat dengan baik. Menjadi komitmen pemerintah daerah bagaimana infrastruktur olahraga pasca PON Jawa Barat harus betul betul dimanfaatkan dengan baik karena kalau tidak venue ini akan terbengkalai” ujar Menpora.

Menpora bersyukur dengan adanya rencana kejuaraan nasional pacuan kuda di Legokjawa. Tinggal bagaimana PORDASI untuk dapat menggunakan arena ini sebagai kegiatan pacuan kuda dan keindustrian. Kunjungan Menpora dan Menristekdikti ke Pangandaran diakhiri dengan mengunjungi objek wisata Green Canyon Cijulang. Lagi – lagi Menpora dan Menristekdikti dibuat kagum dengan keindahan panorama alam Pangandaran. Mudah – mudahan dengan dibangunnya Geopark di Cukangtaneuh (Green Canyon) ini dapat mendukung Pangandaran menjadi wisata yang mendunia. (DKISP/FAUZI)

Share

DUA MENTERI TANDATANGANI MoU DI PANGANDARAN

Discussion

Leave A Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *