DIALOG BUPATI DENGAN KADER POSYANDU PANGANDARAN

Pangandaran. Bertempat di Islamic Centre Kecamatan Pangandaran Selasa, 14 maret 2017 Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati H. Adang Hadari silaturahmi dan berdiskusi dengan Kader Posyandu dari kecamatan Kalipucang, Pangandaran dan Sidamulih. Dalam acara tersebut pula hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pangandaran Hj. Ida Nurlaela Wiradinata beserta jajarannya.

Bupati Pangandaran bersilaturahmi dengan para kader posyandu, ingin mengetahui fungsi kader posyandu Kabupaten Pangadaran secara langsung dari kader posyandu dan menjalin komunikasi antara Bupati dan Wakil Bupati dengan para kader posyandu agar nantinya akan lahir sebuah kebijakan tentang posyandu menjadi bagian dari pembangunan kesehatan di Pangandaran. Banyak masukan dari para kader posyandu untuk Pemerintah, seperti penambahan jumlah penerima insentif sesuai dengan jumlah kader di tiap posyandu, sarana tempat untuk kegiatan posyandu.

Fokus utama yang menjadi bahan diskusi yaitu kesehatan ibu dan anak di Pangandaran. Hal ini untuk mencapai zero gizi buruk di Kabupaten Pangandaran. Kader Posyandu menjadi garda terdepan agar tercapai hal tersebut. Bupati menginginkan kepada seluruh kader posyandu untuk mencatat jumlah ibu hamil beserta kondisinya dan memantau perkembangan balita di masing – masing lingkup kerja. Tahun depan ditargetkan Pangandaran bebas Gizi Buruk kecuali gizi buruk penyakit bawaan.

posyandu3

“Ini salah satu cara untuk mengetahui pola komunikasi, jaringan kesehatan, dan alur koordinasi tugas kader posyandu. Kesehatan ibu dan anak menjadi hal penting. Intinya acara ini untuk menggerakan kader posyandu, pemberian insentif ini sebagai bagian dari kegiatan ini” ujar Bupati.

posyandu4

Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Ida Nurlaela menambahkan “Adanya pemantauan dari Dinas – Dinas, elemen masyarakat dan PKK untuk mengembangkan kesehatan ibu dan anak. Jadi tidak semua bertitik tumpu kepada posyandu tapi semua harus terkoordinasi untuk meningkatkan pembangunan kesehatan Kabupaten Pangandaran.” Tutup Ketua Tim Penggerak PKK.

Pemantauan kesehatan ibu dan anak menjadi fokus utama dalam kegiatan tersebut adapun pemberian insentif untuk menambah semangat para kader posyandu. Menggerakan alur komunikasi dan koordinasi di Posyandu agar tahun depan Kabupaten Pangandaran bebas dari gizi buruk. (DKISP/FAUZI)

Share

DIALOG BUPATI DENGAN KADER POSYANDU PANGANDARAN

Discussion

Leave A Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *