Bidang Cipta Karya dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas, mempunyai tugas pokok menyelenggarakan perumusan kebijakan teknis dan menyelenggarakan penyusunan rencana kerja Bidang Cipta Karya, meliputi Tata Ruang yang mencakup perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang kawasan, Bangunan, perumahan dan pemukiman yang mencakup Penataan Prasarana Permukiman, meliputi drainase, jalan dan jembatan lingkungan serta pemeliharaan.

Dalam menyelenggarakan tugasnya, Kepala Bidang Bina Cipta Karya mempunyai fungsi:

  • penyelenggaraan perumusan kebijakan teknis operasional Bidang Cipta Karya dengan cakupan Tata Ruang yang mencakup perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang kawasan, Bangunan, perumahan dan pemukiman yang mencakup Penataan Prasarana Permukiman, meliputi drainase, jalan dan jembatan lingkungan serta pemeliharaan;
  • penyelenggaraan rencana kerja Bidang Cipta Karya dengan cakupan perencanaan teknis, survei, pengolahan program, pembangunan, peningkatan, pemeliharaan, pengawasan pemanfaatan jalan dan jembatan serta monitoring evaluasi teknis;
  • penyelenggaraan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi sesuai dengan lingkup tugasnya;
  • menyelenggarakan monitoring evaluasi dan pelaporan serta capaian kinerja Bidang Cipta Karya.

Uraian tugas Kepala Bidang Cipta Karya adalah sebagai berikut:

  • menyelenggarakan perumusan kebijakan umum dan teknis Dinas, Bidang Cipta Karya;
  • menyelenggarakan penyusunan rencana kerja Bidang Cipta Karya berdasarkan sasaran, kebijakan teknis, strategi dan program kerja Dinas serta kondisi dinamis masyarakat;
  • menyusun bahan laporan akuntabilitas kinerja Bidang Cipta Karya yang akan dikoordinasikan oleh Sekretariat sebagai bahan pertanggungjawaban Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perhubungan, Komunikasi dan Informatika kepada Bupati;
  • menyusun bahan penetapan peraturan daerah kebijakan strategi dan NSPK pembangunan kawasan di wilayah kabupaten;
  • menyusun bahan pelaksanaan pengawasan, pengendalian dan evaluasi pembangunan kawasan di wilayah kabupaten;
  • menyusun bahan penyelenggaraan pembangunan bangunan gedung dan lingkungan dengan berbasis pemberdayaan masyarakat;
  • menyusun bahan pembangunan dan pengelolaan bangunan gedung dan rumah negara yang menjadi aset pemerintah kabupaten;
  • menyusun bahan penetapan status bangunan gedung dan lingkungan yang dilindungi dan dilestarikan di kabupaten Pangandaran;
  • menyusun bahan penetapan peraturan daerah kabupaten, mengenai bangunan gedung dan lingkungan mengacu pada norma, standar, dan prosedur dibidang Cipta Karya;
  • menyusun bahan penetapan kelembagaan pengelolaan gedung bangunan di wilayah kabupaten;
  • menyusun bahan pemberian rekomendasi IMB gedung;
  • menyusun bahan pendataan bangunan gedung;
  • menyusun bahan dan penetapan rencana tata bangunan dan lingkungan (RTBL);
  • menyusun bahan pemberdayaan masyarakat dalam penyelenggaraan bangunan gedung dan lingkungannya;
  • menyusun bahan penyelenggaraan pembangunan bangunan gedung dan lingkungan dengan berbasis pemberdayaan masyarakat;
  • menyusun bahan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan perundang-undangan, pedoman dan standar teknis dalam penyelenggaraan pembangunan bangunan gedung dan lingkungannya;
  • menyusun bahan pengawasan dan menertibkan pembangunan, pemanfaatan, dan pembongkaran bangunan gedung;
  • menyusun bahan pengawasan dan penertiban pelestarian bangunan gedung dan lingkungan yang dilindungi dan dilestarikan yang berskala lokal;
  • menyusun bahan penetapan peraturan daerah bidang penataan ruang ditingkat kabupaten;
  • menyusun bahan penerapan standar pelayanan minimal dibidang penataan ruang yang wajib dilaksanakan oleh kabupaten;
  • menyusun bahan penyebarluasan informasi penataan ruang kepada masyarakat;
  • menyusun bahan pengembangan kesadaran dan tanggung jawab masyarakat;
  • menyusun bahan penetapan rencana detail tata ruang untuk RTRWK;
  • menyusun bahan penyusunan program dan anggaran kabupaten dibidang tata ruang dan bangunan;
  • menyusun bahan perumusan kebijakan strategis operasionalisasi RTRWK kabupaten dan rencana tata ruang kawasan strategis kabupaten;
  • menyusun bahan pelaksanaan pembangunan sesuai dengan pemanfaatan ruang wilayah kabupaten;
  • menyusun bahan pengendalian pemanfaatan ruang dan kawasan strategis wilayah kabupaten;
  • menyusun bahan penetapan peraturan zonasi sebagai pedoman pengendalian pemanfaatan ruang di wilayah kabupaten;
  • menyusun bahan pengelolaan pengawasan terhadap pelaksanaan penataan ruang di wilayah kabupaten pengendalian pemanfaatan ruang berdasarkan RTRW kabupaten;
  • menyusun bahan pengawasan terhadap penerapan peraturan daerah tentang penataan ruang;
  • menyusun bahan penetapan perubahan fungsi kawasan di dalam kabupaten dalam rangka menjaga keseimbangan ekosistem;
  • melaksanakan evaluasi tugas dan menginventarisasi permasalahan di lingkup tugasnya serta mencari alternatif pemecahannya;
  • menyelenggarakan koordinasi dengan unit kerja lain dan/atau lembaga/organisasi terkait dalam lingkup tugasnya;
  • mendistribusikan tugas kepada staf sesuai dengan bidang tugasnya;
  • mengkoordinasikan seluruh kegiatan seksi dalam melaksanakan tugas;
  • memberi petunjuk kepada staf untuk kelancaran pelaksanaan tugasnya;
  • menyelia kegiatan staf dalam lingkup Bidang Cipta Karya untuk mengetahui kesesuaiannya dengan rencana kerja masing-masing;
  • mengarahkan dan mengendalikan pelaksanaan tugas staf berdasarkan rencana kerja yang ditetapkan;
  • menyusun dan memeriksa konsep surat dinas berdasarkan tata naskah dinas yang berlaku;
  • mengevaluasi pelaksanaan tugas staf melalui penilaian Sasaran Kerja Pegawai (SKP) untuk mengetahui prestasi kerjanya dan sebagai bahan pembinaan serta upaya tindak lanjut;
  • melaporkan pelaksanaan tugas dalam lingkup Bidang Cipta Karya secara lisan, tertulis, berkala atau sesuai dengan kebutuhan kepada pimpinan;
  • memberikan saran dan pertimbangan kepada pimpinan sesuai bidang tugasnya;
  • melaksanakan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan bidang tugasnya.

1. Seksi Tata Ruang

Seksi Tata Ruang dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang, mempunyai tugas pokok menyiapkan bahan kebijakan teknis operasional, menyusun dan melaksanakan rencana kerja Seksi Tata Ruang yang meliputi perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang kawasan.

Dalam menyelenggarakan tugasnya, Kepala Seksi Tata Ruang, mempunyai fungsi:

  • penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis operasional Seksi Tata Ruang;
  • penyusunan dan pelaksanaan rencana kerja Seksi Tata Ruang;
  • pengumpulan dan pengolahan data Seksi Tata Ruang;
  • pelaksanaan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi sesuai dengan lingkup tugasnya;
  • pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan capaian kinerja Seksi Tata Ruang.

Uraian tugas Kepala Seksi Tata Ruang adalah sebagai berikut:

  • menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis operasional Tata Ruang;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan pengumpulan serta pengolahan basis data Tata Ruang sebagai bahan penyusunan rencana kegiatan;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan penyusunan rencana kerja Tata Ruang berdasarkan sasaran, kebijakan teknis, strategi dan program kerja Dinas;
  • menyusun dan melaksanakan rencana kerja Seksi Perencanaan Ruang berdasarkan sasaran, kebijakan teknis, strategi dan program kerja dinas;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan fasilitasi serta sosialisasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Norma Standar Pedoman dan Kriteria (NSPK) bidang perencanaan ruang;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan penyusunan rencana rinci tata ruang;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan sinkronisasi perencanaan ruang dengan rencana pembangunan jangka panjang, rencana pembangunan jangka menengah, dan rencana pembangunan tahunan sesuai dengan sistem perencanaan pembangunan nasional dan daerah;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan fasilitasi dan sosialisasi rencana rinci tata ruang;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan penyusunan masterplan sektoral dan kajian yang merupakan penjabaran dari rencana rinci tata ruang;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan pengawasan dan pengendalian pelaksanaan perencanaan ruang kawasan;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan pelayanan data dan informasi pemanfaatan ruang bagi rencana investasi pemerintah daerah, masyarakat dan dunia usaha;
  • menyiapkan bahan fasilitasi, kajian dan/atau saran teknis proses pelayanan perizinan dan untuk penerbitan rekomendasi pemerintah daerah dari Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu yang berhubungan dengan pemanfaatan ruang sesuai dengan rencana rinci tata ruang;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan pengawasan peraturan zonasi dalam penyelenggaraan pengendalian pemanfaatan rencana rinci tata ruang;
  • melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan seksi Tata Ruang;
  • melaksanakan koordinasi dengan unit kerja lain dan/atau lembaga/organisasi terkait;
  • mendistribusikan tugas kepada staf sesuai dengan bidang tugasnya; memberi petunjuk kepada staf untuk kelancaran pelaksanaan tugasnya;
  • memeriksa hasil kerja dan menyelia kegiatan staf untuk mengetahui kesesuaiannya dengan rencana kerja;
  • mengarahkan dan mengendalikan pelaksanaan tugas staf berdasarkan rencana kerja yang telah ditetapkan;
  • mengevaluasi pelaksanaan tugas staf melalui penilaian Sasaran Kerja Pegawai (SKP) untuk mengetahui prestasi kerjanya dan sebagai bahan pembinaan serta upaya tindak lanjut;
  • membuat dan memeriksa konsep-konsep surat yang diajukan oleh staf untuk memperoleh konsep surat yang benar;
  • melaporkan pelaksanaan tugas secara lisan, tertulis, berkala atau sesuai kebutuhan kepada pimpinan;
  • memberikan saran dan pertimbangan kepada pimpinan sesuai bidang tugasnya;
  • melaksanakan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan bidang tugasnya.

2. Seksi Bangunan, Perumahan dan Pemukiman

Seksi Bangunan, Perumahan dan Pemukiman dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang, mempunyai tugas pokok menyiapkan bahan kebijakan teknis operasional, menyusun dan melaksanakan rencana kerja Bangunan, Perumahan dan Pemukiman meliputi Penataan Bangunan, Prasarana Permukiman, meliputi drainase, jalan dan jembatan lingkungan serta pemeliharaan.

Dalam menyelenggarakan tugasnya, Kepala seksi Bangunan, Perumahan dan Pemukiman, mempunyai fungsi:

  • penyiapan bahan kebijakan teknis operasional Seksi Bangunan, Perumahan dan Pemukiman
  • penyusunan dan pelaksanaan rencana kerja Seksi Bangunan, Perumahan dan Pemukiman;
  • pengumpulan dan pengolahan data Seksi Bangunan, Perumahan dan Pemukiman;
  • pelaksanaan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi sesuai dengan lingkup tugasnya;
  • pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan capaian kinerja Seksi Bangunan, Perumahan dan Pemukiman

Uraian tugas Kepala Seksi Bangunan, Perumahan dan Pemukiman adalah sebagai berikut:

  • menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis operasional Seksi Bangunan, Perumahan dan Pemukiman;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan pengumpulan serta pengolahan basis data Seksi Bangunan, Perumahan dan Pemukiman sebagai bahan penyusunan rencana kegiatan;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan penyusunan rencana kerja Seksi Bangunan, Perumahan dan Pemukiman berdasarkan sasaran, kebijakan teknis, strategi dan program kerja Dinas;
  • menyelenggarakan survei untuk pendukung pembangunan/peningkatan/pemeliharaan drainase, trotoar, jalan dan jembatan lingkungan serta penunjang-penunjangnya;
  • menyelenggarakan pembinaan teknis terhadap detail perencanaan pembangunan, peningkatan dan pemeliharaan drainase, trotoar, jalan dan jembatan lingkungan serta penunjang-penunjangnya;
  • menyelenggarakan pengawasan serta pengendalian terhadap kegiatan pembangunan, peningkatan dan pemeliharaan drainase, trotoar, jalan dan jembatan lingkungan serta penunjang-penunjangnya;
  • menyelenggarakan fasilitasi peningkatan kapasitas manajemen dan penyelenggaraan kerjasama, kemitraan dengan masyarakat dan dunia usaha dalam pembangunan, peningkatan dan pemeliharaan drainase, trotoar, jalan dan jembatan lingkungan serta penunjang-penunjangnya;
  • menyelenggarakan survei terhadap kondisi/kelayakan drainase, trotoar, jalan dan jembatan lingkungan serta penunjang-penunjangnya;
  • menyelenggarakan penanganan/penanggulangan kerusakan drainase, trotoar, jalan dan jembatan lingkungan serta penunjangnya akibat bencana atau akibat lainnya;
  • menyelenggarakan pengawasan dan pengendalian teknis penanganan/penanggulangan kerusakan drainase, trotoar, jalan dan jembatan lingkungan serta penunjangnya;
  • melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan Seksi Bangunan, Perumahan dan Pemukiman;
    melaksanakan koordinasi dengan unit kerja lain dan/atau lembaga/organisasi terkait;
  • mendistribusikan tugas kepada staf sesuai dengan bidang tugasnya;
  • memberi petunjuk kepada staf untuk kelancaran pelaksanaan tugasnya;
  • memeriksa hasil kerja dan menyelia kegiatan staf untuk mengetahui kesesuaiannya dengan rencana kerja;
  • mengarahkan dan mengendalikan pelaksanaan tugas staf berdasarkan rencana kerja yang telah ditetapkan;
  • mengevaluasi pelaksanaan tugas staf melalui penilaian Sasaran Kerja Pegawai (SKP) untuk mengetahui prestasi kerjanya dan sebagai bahan pembinaan serta upaya tindak lanjut;
  • membuat dan memeriksa konsep-konsep surat yang diajukan oleh staf untuk memperoleh konsep surat yang benar;
  • melaporkan pelaksanaan tugas secara lisan, tertulis, berkala atau sesuai kebutuhan kepada pimpinan;
  • memberikan saran dan pertimbangan kepada pimpinan sesuai bidang tugasnya;
  • melaksanakan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan bidang tugasnya.
Share

Bidang Cipta Karya